Pages

Subscribe:

Sabtu, 08 Oktober 2011

JENIS-JENIS SPEAKER AKTIF DAN CARA MERAKITNYA

CARA KERJA SPEAKER AKTIF
Speaker merupakan mesin penterjemah akhir, kebalikan dari mikrofon. Speaker membawa sinyal elektrik dan mengubahnya kembali menjadi getaran untuk membuat gelombang suara. Speaker menghasilkan getaran yang hampir sama dengan yang dihasilkan oleh mikrofon yang direkam dan dikodekan pada tape, CD, LP, dan lain-lain. Speaker tradisional melakukan proses ini dengan menggunakan satudrivers atau lebih.
DRIVER TYPE
Audio Engineering adalah sebuah individual electrodynamic drivers yang
menyediakan kualitas dan performa yang lebih dari 3 Octaves. Multiple drivers
(e.g., subwoofers, woofers, mid-range drivers, tweeters) yang biasa digunakan
pada loudspeaker system yang lengkap untuk melebihi 3 octaves.
Mengapa harus beli speaker aktif ?
Mengapa harus beli speaker aktif ?
Untuk menghasilkan suara yang mantap dan jenih baik dalam bass , treble ataupun vocal yang banyak di pakai dalam aplikasi untuk musik, mp3 fomat , games, ponsel musik dan movie.
OK tidak perlu banyak komentar lagi, segera saja panaskan solder Anda dan ikuti
penjelasan dibawah ini untuk membuat speaker aktif yang murah tapi dengan
kualitas yang tidak murahan.

Merakit speaker aktif dengan biaya murah tapi tidak murahan
OK tidak perlu banyak komentar lagi, segera saja panaskan solder Anda dan ikuti penjelasan dibawah ini untuk membuat speaker aktif yang murah tapi dengan kualitas yang tidak murahan.

Tabel Bahan Untuk Merakit Speaker Aktif
Bahan untuk rangkaian speaker aktif
Nama KomponenUkuran / SatuanJenisJumlah
Resistor1 K Ohm 0,5 wattMetal Film8
Resistor1 K 2 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor2 K 2 Ohm 0,5 wattMetal Film5
Resistor4 K 7 Ohm 0,5 wattMetal Film6
Resistor5 K 6 Ohm 0,5 wattMetal Film6
Resistor8 K 2 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor6 K 8 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor10 K Ohm 0,5 wattCarbon Shield4
Resistor15 K Ohm 0,5 wattCarbon Shield2
Resistor47 K Ohm 0,5 wattCarbon Shield2
Resistor330 K Ohm 0,5 wattCarbon Shield6
Resistor100 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor220 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor330 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor820 Ohm 0,5 wattMetal Film2
Resistor0,1 Ohm 5 wattWire Wound4
Potensiometer50 K OhmMono1
Potensiometer100 K OhmCT Stereo3
Capasitor100 pF 50 voltCeramic2
Capasitor4,7 nF 50 voltCeramic2
Capasitor39 nF 50 voltCeramic2
Capasitor47 nF 50 voltCeramic2
Capasitor1 uF 50 voltElectrolite2
Capasitor47 uF 50 voltElectrolite6
Capasitor220 uF 50 voltElectrolite4
Capasitor470 uF 50 voltElectrolite1
Capasitor4700 uF 50 voltElectrolite2
DIODA1N 4002 2 wattSilicon4
DIODA1N 4005 2 wattSilicon4
DIODA1N 4148 2 wattGermanium2
TransistorC 945Electrolite8
TransistorC 1815 Electrolite2
TransistorA 1015Electrolite2
TransistorBD 139Electrolite2
TransistorBD 140Electrolite2
TransistorTIP 132Electrolite4
Speaker4 inchi 8 Ohm 100 wattSubwoofer2
Speaker8 Ohm 50 wattTweeter2
Kawat tembaga email0,5 mm-----7,5 M
Papan PCB25 X 20 cmsingle side1
Papan PCB13 X 13 cmsingle side1
Ferri Cloride----------200 gr
Spidol Tahan Air----------1
Bahan Untuk Body Speaker
Kayu Lapis ( Tripleks ) berisi serbuk tebal 2 cm
Stereo Foam ukuran 1 X 1 M
Spon Busa untuk Reflektor Bass
Pelapis untuk Body speaker ( Plastik scotlead atau Pelitur )
Lem Putih
Setelah bahan-bahan tersebut sudah Anda siapkan, sekarang mari kita mulai proyek kita. Ikuti Langkah-langkah pembuatan speaker aktif idaman kita seperti dibawah ini.

MEMBACA RANGKAIAN KOMPONEN DAN MEMBUAT PCB UNTUK RANGKAIAN KOMPONEN
  • Lihat Rangkaian elektronika yang ada dibawah ini. Yang pertama Anda lakukan adalah melihat koneksi-koneksi antar komponen. Perhatikan baik-baik mengenai kutub-kutub dari komponen seperti DIODA, TRANSISTOR dan ELCO ( Elektrolit Condensator ) jangan sampai terbalik kutub nya karena komponen ini mempunyai resiko yang tinggi untuk meledak jadi hati-hatlah. Bila Anda belum begitu paham dengan teknik dasar elektronika sebaiknya Anda ikuti tutorial tentang pengenalan elektronika dasar dahulu di halaman World Of Electronics pada situs ini juga.
  • Siapkan PCB kosong serta spidol Anti air seperti yang disebutkan diatas. Buatlah dahulu koneksi untuk kaki TRANSISTOR, DIODA, ELCO setelah itu baru untuk komponen yang lainnya. PERHATIAN.. Penempatan kaki komponen ada disisi yang tidak ada lapisan tembaganya, jadi penempatan titik-titik untuk kaki komponen berada dalam keadaan terbalik, disini Anda juga harus paham teknik pembuatan layout PCB, bila Anda belum paham mengenai teknik tersebut Anda juga dapat melihat TIP pembuatan PCB yang ada disitus ini juga klik link ini untuk menuju ke Halaman tersebut.
  • Buat PCB untuk rangkaian CATU DAYA terlebih dahulu baru kemudian PCB untuk rangkain SPEAKER AKTIF. Karena rangkaian untuk catu daya tidak begitu banyak komponen nya, ini untuk melatih Anda menjadi lebih mengerti tentang design Lay Out PCB.
  • Anda memerlukan alat untuk melubangi koneksi kaki untuk komponen tersebut yaitu sebuah BOR tangan atau listrik dengan mata BOR berdiameter 0,5 mm.  
Rangkaian Catu daya untuk Speaker Aktif Keterangan gambar
T1= Transformator ( trafo ) primary 220 V, secondary 2 X 24 volt CT
D1 - D2= Dioda 1N4005
C1 - C2= Electrolit Condensator 4700 uF / 50 Volt
C3 - C4= Capasitor keramik 47 nF
R1 - R2= Resistor Wire Wound 1 Ohm 5 W
IC 1= IC Regulator Positif LM 7824
IC 2= IC Regulator Negatif LM 7924
Posisi dari komponen-komponen catu daya berada diatasnya, penempatan komponen dalam posisi cermin. Lihat gambar berikut.

Posisi Komponen nampak dari atas

 bentuk fisik dari LM 7824  
Setelah rangkaian dari CATU DAYA untuk SPEAKER AKTIF selesai dirakit, tes dahulu tegangan keluaran dengan mempergunakan AVR. Cara mengetes rangkaian catu daya :
  • Putar tombol AVR ke posisi tegangan DC 50 V, aktifkan rangkaian catu daya dengan menghubungkan ke bagian secondary dari TRAFO ke rangkaian catu daya. Perhatikan jangan terbalik antara secondary dan primary dari TRAFO.
  • Beri arus listrik AC 220 Volt pada bagian primary dari TRAFO.
  • Tempelkan Kabel berwarna Hitam dari AVR pada Titik CT pada rangkaian, dan tempelkan kabel merah AVR ke Titik OUTPUT POSITIF ( + 24 V ) dari rangkaian. Lihat jarum penunjuk pada AVR. Bila rangkaian benar, maka jarum dari AVR akan menunjukan tegangan 24 V.
  • Tempelkan Kabel berwarna Hitam dari AVR pada Titik OUTPUT NEGATIF ( - 24 V ) dari rangkaian, dan tempelkan kabel merah dari AVR ke Titik CT dari rangkaian. Bila rangkaian benar maka jarum penunjuk dari AVR akan menunjukan tegangan 24 V juga.
    Rangkaian catu daya telah kita buat, sekarang adalah merangkai Proyek Utama kita yaitu Rangkaian Speaker aktif . Rangkaian PCB nya seperti gambar berikut :

Skema jalur PCB Speaker Aktif Ukuran sebenarnya

Posisi komponen yang diletakan pada PCB
Keterangan Tambahan
1. 1K7. 330K13. 330K
2. 4K78. 47K 14. 330K
3. 330K 9. 4K715. 5K6
4. 47K10. 330K16. 5K6
5. 1K11. 330K17. 2K2
6. 4K712. 4K718. 5K6
Simpan skema pertama diatas dengan cara mengklik kanan mouse lalu pilih SAVE PICTURE AS. Cetak skema tersebut dengan printer ( Skema PCB diatas merupakan ukuran yang sebenarnya ). lalu tempelkan pada PCB kosong. Usahakan posisi penempelan PCB kosong, sesuai dengan jalur gambar yang di cetak. Kemudian gunakan BOR untuk melubangi PCB dengan mengikuti titik-titk hitam pada gambar, setelah di lubangi kemudian lukislah jalur-jalur tersebut dengan menggunakan spidol. Hati-hati jangan sampai jalur yang tidak ikut terhubung, menjadi rapat dengan yang lainnya. Setelah itu ETCHING lah PCB tersebut seperti yang telah Anda lakukan terhadap proses pembuatan PCB CATU DAYA sebelumnya, memang yang ini lebih sedikit lebih rumit dan perlu ketelitian yang besar.
Pada gambar kedua diperlihatkan bagaimana Anda menyusun komponen-komponen pada tempatnya. Bila Anda cukup mahir dengan PROSES SABLON tentunya akan lebih membantu dan proses diatas dapat dilakukan dengan mudah dengan memanfaatkan proses cetak sablon sehingga Anda tidak lagi memerlukan spidol untuk melukiskan jalur-jalur PCB diatas. Hasil cetak dengan sablon sangat dianjurkan, sayangnya teknik penyablonan tidak termasuk lingkup EXACTA sehingga, bagi Anda yang ingin mempelajari TEKNIK CETAK dengan SABLON dengan sangat disayangkan tidak dibahas pada situs ini, Anda bisa mencari referensi mengenai teknik sablon dari BUKU atau SITUS yang lain. Tapi saya mempunyai sedikit solusi mengenai masalah ini, Bila Anda menganggap terlalu jauh untuk mempelajari teknik penyablonan. Anda bawa saja hasil cetak tersebut ke tukang sablon dan mintalah bantuan darinya untuk menyetak skema PCB tersebut pada PCB kosong atau Anda bisa minta dibuatkan screen cetak dari skema diatas yang mungkin nanti Anda bisa gunakan screen itu untuk mencetak lagi dilain hari.
OK kita kembali lagi ke pokok pembahasan kita. Lupakan saja mengenai teknik penyablonan bila Anda menganggap proses tersebut memakan biaya yang besar, toh dengan menggunakan spidolpun hasilnya tidak kalah bagus dengan proses sablon bila Anda memang orang yang kreatif dan teliti. Tapi bila Anda termasuk orang yang pemalas dan ingin praktis, Anda dapat memesan PCB yang sudah jadi melalui SSC.
Nah proses selanjutnya adalah merangkai komponen-komponen untuk rangkaian speaker aktif . Perhatikan tata letak pada PCB seperti gambar kedua diatas. Ingat jangan sampai terbalik pemasangan beberapa komponen seperti : TRANSISTOR, DIODA dan ELCO, bila terbalik akan berakibat fatal. Pada gambar kedua disitu ada keterangan CT dan R CT, untuk titik dengan keterangan CT dihubungkan dengan Rangkaian catu daya bagian CT juga. Sedangkan R CT dihubungkan dengan TRIMER POTENSIO ( POTENSIOMETER ) seperti gambar dibawah ini : 

lokasi titik CT
pada potensiometer
Untuk ELCO bagian yang diarsir putih adalah kutub negatif sedangkan untuk DIODA yang diarsir putih adalah tanda dari KATODA nya. Untuk TRANSISTOR bagian yang diarsir putih menunjukkan bahwa itu adalah posisi keping logamnya ( Lihat gambar transistor diatas ). Untuk perkabelan yang menuju titik AUDIO INPUT, gunakan kabel berisi 2 kabel yang diselimuti oleh kabel serabut, hal ini berfungsi untuk mengurangi efek dengung atau noise pada rangkaian. Kabel serabut yang menyelubungi kedua kabel tersebut dihubungkan ke bagian CT ( Ground ) usahakan kabel tersebut jangan terlalu panjang untuk mengurangai impendansi dari kabel.
Langkah berikutnya adalah mengetes rangkaian tersebut, tentu saja setelah Anda menyoldernya dan meneliti ulang apakah posisi dari rangkaian tersebut sudah benar apa belum. Anda hubungkan rangkaian speaker aktif dengan rangkaian catu daya serta speaker. Untuk mengetes AUDIO IN coba Anda gunakan WALKMAN, VCD atau pemutar MP3. Kecilkan potensiometer untuk VOLUME dengan cara memutar kearah kiri ( berlawanan arah jarum jam ) sampai habis. Setel dan putar perlahan-lahan volume pada rangkaian, Tes pula Pengatur BALANCE, TREBLE dan BASS bila semua berfungsi dengan baik maka saya pantas mengacungkan jempol kepada Anda. Selamat.., sampai disini boleh dikatakan Anda sudah 90 persen berhasil.
Untuk pembuatan Box dan penempatan Komponennya kedalam Box Akan Saya Posthing Selanjutnya :)




3 komentar:

jhon manurung mengatakan...

mana posthing selanjutnya?

Kamil Ali mengatakan...

Terimakasih sudah berkomentar,
mungkin maksud anda pembuatan Box dan penempatan Komponennya kedalam Box? :)

silahkan di simak http://teknikaudiovideo10.blogspot.com/2012/06/sebelumnya-saya-sudah-posthing.html

erawanthemaster mengatakan...

Terima kasih atas tutorialnya,jangan lupa mampir di http://www.motogp.unsri.ac.id

Poskan Komentar