Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label Kamil Ali Setiawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamil Ali Setiawan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2012

Download Materi

Bagi Temen temen yang belom dapat sumber buat belajar silahkan bisa download disini :D

  1. Memahami Prinsip Kerja Penerima Televisi ( DOWNLOAD )
  1. Pembuatan Dokumentasi Video ( DOWNLOAD )
Jika ada yang kesulitan dalam mendownload silahkan hubungi saya.
Terrrimakasih... 

Senin, 12 November 2012

Menginstalasi Audo Video Mobil

Baru posting lagi nih, kali ini saya akan post tentang mengistalasi audio video mobil . . .
Silahkan disimak :)
komponen audio mobil :
  1) head unit : merupakan kombinasi radio, cd, dan mp3
 
  2) speaker   : di tempatkan di pintu, rak bagasi di bagasi mobil di kick panel enclosure

  3) amplifier  :digunakan untuk memberi power ekstra pada speaker, biasanya mengunakan subwoofer

  4) subwoofer : mempunyai kumparan voice tunggal, dual atau quad dan resistansi dalam ohm


               Nama merek terkenal subwoofer :
               - rockford fonsgate
               - jl audio
               - mtx audio
               - pionner
               - incriminator audio
               - sundown audio
               - kicker
               - MA audio
               - RE audio
               - sundown audio
               - FI car audio
               - audio pulse
               - memphis car audio


   5).  dasar kombinasi subwooofer dan amplifier :
          kompabilitas amplifier dan subwoofer sangat penting jika tidak akan mengakibatkan                             
          penurunan atau tidak akan dapat di gunakan salah satu dari keduanya


                  Instalasi  Audio Video Mobil
   car audio
1). Pendahuluan
            Perangkat hiburan berupa home theater mungkin bagi kebanyakan orang yang sudah menikmati dan dapat menilai kualitasnya. Menikmati flim ataupun musik dengan kualitas suara dengan yang ada di gedung bioskop, Mampu memberikan suatu nilai kepuasan tersendiri. Namum jika hal itu di nikmati dalam mobil akan lain lagi ceritanya.
Di awali tahun 1983 zed audio merupakan perusahan pertama kali membuat penguat mobil 200 watt per kennal. Speaker pertama kali digunakan dari home audio yang ada dalam pasaran profesional di install sederhana pada kenderaan. Bagaimanapun, ini tidak cocok untuk temperatur ekstrim dan getaran yang normal suatu mobil dipengaruh di moditifikasi dan di kembangkan untuk mengatasi faktor ini.

        Persaigan car audio di mulai sejak awal tahun 1980 setelah di temukan instalasi yang paling keras. Misal tahun 1905 wayne haris terkenal memodifikasi cadillac hearse tiga fitur subwoofer 24 inchi sebaik seperti 8 subwoofer 12 inchi. Awalnya  sedikit pertimbangan di berikan untuk kualitas suara, namum pada awal tahun 1990 berupa organisasi termasuk di dalamnya IASCA, mengawali persaigan car audio difokoskan pada kualitas suara, satu sama lain hampir menjadi ekslutif. Persaigan dalam hal kenyarigan di kenal sebagai db  drag racing. Sekarang MEASQ mengantarkan persaigan kualitas suara secara nasional di australia .


       Keberhasilan home theater sebagai hiburan rumah telah mengimbas pada dunia modifikasi mobil dalam hal ini sistem audia dan video mobil sehingga mencullah sebuah tren yang bersama dengan car theater atau car audio video atau kadang di sebut juga in car entertaiment. 
Konsepnya, tentu berbeda dengan sistem audio dan video biasa, meski kualitas suara serta display gambar sama-sama di aplikasi. Perbedaan yang paling mendasar adalah dengan hadirnya speaker khusus yang di sebut center channel speaker untuk di tempatkan di bagian depan tengah yang memang tidak di pakai dalam tatanan SQ ( sound quality) dan SPL (sound pressure level). Dalam sebuah sistem car audio video yang dicari adalah suatu suara yang bisa menghasilkan berbagai efek (efek panggung), masing-masing, suround, ambience.

     Serta akurasi suara yang baik. Sistem suround termasuk salah satu yang paling di titik beratkan, dimana dewasa ini di kenal beberapa sistem suround diantarany dolby  digital thx, dts 5.1, serta yang tercangih  dtses sorround 5.1 merupakan yang paling banyak di pakai saat ini. Tak beda dengan output berbeda-beda untuk setiap kenalnya. Jadi terdapat 5 kenal keluaran yang berbeda. Surround DTS 5.1 sendiri dihasilkan oleh sebuah procesor DTS 5.1 yang terdapat pada main unit DVDDTS. Contohnya, pionner AVH P7550 DVD dan clarion VR X935 DVD yang merupakan main unit berupa indash TV monitor dengan di lengkapi procesor  DTS 5.1 bereikut komponen player DVD, VCD, MP3,CD, dan RADIO jika main unit bukan sebuah DVD DTS. Keluarannya akan memakai dolby digital atau virtual surround 5.1 namum menurut erwin kosasih dari rumah audio radius mobil works bandung, jika main unit berupa DVD biasa yang berarti belum memiliki format dts 5.1 tersebut kebutuhan sebuah sistem car theater meliputi :

     - sebuah main unit dvd
     - satu set speaker depan yang tersendiri dari mid bass inchi dan sepasang twiter
     - satu set speaker belakang coaxial ( sebumbu) atau terpisah berukuran 5 atau 6 inchi
     - satu unit center channel
     - satu atau dua unit power yang sudah mendukung sistem surround DTS 5.1
     -berupa tv, atau monitor


               Khusus untuk subwoofer, bagian depan kabin mobil merupakan tempat yang paling ideal. Namun sehubungan dengan penempatan di bagian tersebut cukup menyulitkan maka menempatkan subwofer di belakang menjadi masalah.
Penggunaan TV monitor, hendaknya cukup di pakai beberapa saja di sesuaikan dengan kebutuhan. Begitu pula dengan pemakaian power amplifier dengan subwoofer di belakang tidak menjadi masalah.


            Penggunaan tv, monitor, hendaknya cukup di pakai beberapa saja di sesuaikan dengan kebutuhan. Begitu pula dengan dengan pemakaian dolby digital merupakan teknology untuk menghasilkan suara surround digital.

      DTS digital theater systems atau yang di kenal dengan singkatan dts. DTS merupakan dari singkatan dolby digital yang berbeda. Saat ini standat baru DTS mendukung speker dengan 7 channel speaker. Satu channel lebih banyak dolby digital ( 16 channel speaker)


Semoga Brmanfaaat :D

Sabtu, 20 Oktober 2012

Pembuatan Kabel Jaringan Straight & Cross

Akhir akhir ini saya mulai banyak tugas dalam hal praktek, jadi saya jarang sekali posting ... haduh,,
Oia saya mau berbagi ilmu nih salah satunya praktek membuat kabel jaringan jenis UTP. mungkin kalian sudah pada tau dan banyak sekali diluar sana tutorial membuat kabel jaringan seperti ini tapi apa salahnya saya posting kembali ya,,, Ok. kali ini saya akan posting about bagaimana membuat kabel UTP/LAN tersebut.. :D
Kali ini saya repost dari sahabat blogger yang kebetulan juga saya ingin tahu cara membuat/ Mengkrimping Kabel RJ45 dan Urutan Kabel Straight & Cross untuk bisa membuat jaringan pada komputer yang terbuhung secara online ke internet/lokal. Selain bermanfaat bagi saya dan anda juga yang ingin belajar membuat kabel jaringan lan sendiri. Ikuti saja langkah - langkahnya dibawah ini.

Sebelum memulai, tentu kita harus punya alat untuk mengkrimping seperti : 
  • Tank Crimping
  • Kabel UTP
  • Konektor RJ-45
  • Cable Tester
Tank Crimping

Tank krimping adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor,dan ini sangat penting sekali bagi kita yang ingin belajar cara mengkrimping kabel,alat ini bentuknya hampir sama dengan Tank biasa yang sering kita lihat atau temui. Dan di bawah ini adalah gambar tank crimping : 


Kabel UTP
 
Kabel UTP perlu kita gunakan untuk saling menyalurkan jaringan internet,dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni,dan ini warna kabel kecil yang ada di dalam kabel UTP :
 

URUTAN-URUTAN KABEL UTP (Straight dan Cross):
Berikut ini adalah urutan pengabelan Straight :

Ujung A

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat



Ujung B

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Berikut ini adalah urutan pengabelan Cross :
 
Ujung A

   1. Putih Orange
   2. Orange
   3. Putih Hijau
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Hijau
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Ujung B

   1. Putih Hijau
   2. Hijau
   3. Putih Orange
   4. Biru
   5. Putih Biru
   6. Orange
   7. Putih Coklat
   8. Coklat

Konektor
Konektor adalah peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.
 
Kita harus mempunyai konektor RJ-45 untuk dipasangkan pada ujung kabel UTP. dan alat ini sangat berguna sekali.
 
Cable Tester
Cable Tester adalah alat untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangan berguna bagi kita untuk mengetahui hasil krimpingan kita,di bawah ini contoh gambar Cable Tester:
 





 
Praktek membuat kabel Straight
  • Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
  • Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B
  • Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
  • Masukan kabel  yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
  • Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pin (kuningan) pada  konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel.
  • Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain
  • Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang kita buat.
  • Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).

    Demikian penjelasan Cara mengkrimping kabel RJ45, Urutan kabel Straight & Cross, dan juga praktek pemasangan kabel Straight. Semoga bermanfaat bagi agan-agan sekalian !!!


Sabtu, 09 Juni 2012

Membuat Box Speaker Aktif

Sebelumnya saya sudah posthing bagaimana cara merakit Speaker Aktif, Sekarang Saya akan posthing lagi nih soalnya saya baru saja dapat tutorial merakit Box speaker aktif dan juga cara penempatan komponen didalamnya.
Ok Langsung saja ke TKP ...:)
Membuat Body Speaker Aktif
Membuat body Speaker Aktif dan penempatan rangkaian didalamnya
Semua rangkaian sudah dibuat, sekarang adalah bagian terakhir kita menuntaskan pekerjaan kita yaitu membuat body atau rumah dari speaker Aktif tersebut. Disini sebenarnya tergantung dari selera dan kemampuan Anda dalam membuat body tersebut. Bentuknya terserah Anda mau Kotak, Persegi atau bulat, disini saya hanya memberi contoh yang sederhana saja. Akan tetapi walaupun demikian sebaiknya Anda mengikuti petunjuk-petunjuk berikut agar projek kita ini menjadi sempurna dan sesuai dengan harapan kita pertama kali.
Ok coba Anda simak tip-tip berikut ini agar speaker aktif yang akan kita masukan kedalam body tidak hanya menarik dari luarnya, tetapi hasilnya jauh dari yang kita bayangkan sebelumnya.
  • Gambarlah dahulu rangkaian body speaker dengan ukuran-ukuran sesuai agar nantinya terlihat indah dan enak dipandang jangan sampai salah ukuran, karena beda beberapa mili meter saja hasilnya akan terlihat tidak memuaskan perhatikan contoh gambar dibawah ini :
Contoh beberapa Rancangan Body Speaker Aktif
  • Setelah dibuat rancangan untuk body, sekarang kita coba memilah bagian-bagian dari body tersebut yang nantinya bila kita satukan hasilnya seperti yang kita gambarkan. Perlu diingat bahwa Rangkaian komponen berada pada salah satu body speaker sedangkan yang satunya lagi hanya berisi SPEAKER biasa.

Memilah bagian-bagian dari body speaker dengan ukuran yang pas
  • Setelah bagian-bagian dari body telah kita buat sekarang kita rekatkan STEREO FOAM pada masing-masing pilahan body speaker tersebut yang kemudian dilanjutkan dengan merekatkan bagian bagian belakang terlebih dahulu. Setelah bagian belakang dari body direkatkan satu dengan yang lainnya yang terakhir adalah merekatkan SPON BUSA sebagai reflektor untuk suara BASS.
Keterangan :
T = Tripleks
SF = Stereo Foam
SB = Spon Busa
Merekatkan STEREO FOAM dan SPON BUSA
Untuk menciptakan suara BASS dan TREBLE yang hidup.
  • Bagian selanjutnya dari pembuatan body adalah menaruh potongan paralon pada bagian muka dari body, ujung paralon ini berada di dalam body sebagai pembuang hembusan suara BASS. Paralon berukuran diameter 2,5 inchi sudah cukup, jangan terlalu besar sebab lubang udara ini hanya untuk menimbulkan effek suara BASS yang dalam.


Penempatan paralon untuk menambah efek suara BASS
  • Bagian terakhir dari proyek kita kali ini adalah menempatkan rangkaian yang telah kita rakit sebelumnya kedalam BOX yang baru saja dibuat juga, hanya salah satu dari kedua BOX yang kita buat yang dimasukkan rangkaian.
Keterangan :
P = Potensiometer
C = Circuit / Rangkaian

1. Potensiometer
2. Circuit / Rangkaian
3. Blok Rangkaian Catu Daya
4. Transformer (trafo)
Penempatan posisi dari masing-masing komponen pada BOX
Nah dengan demikian maka jadilah sudah SPEAKER AKTIF yang dari semula kita idam-idamkan, Anda dapat menaruhnya dimana saja Anda suka. Diruang tamu sekalipun bila memang itu hasil karya kita sendiri maka akan menambah kebanggaan kita terhadap tamu-tamu yang bertandang ke rumah kita.
Dengan demikian selesai juga proyek pembuatan speaker aktif kali ini, bila Anda punya kesulitan atau mungkin juga ada kritikan terhadap proyek ini, silahkan Anda memaparkan nya lewat SSC forum, di ruang ELEKTRONIKA, Tak ada gading yang tek retak, demikian kata pepatah. maka dari itu bila ada kata atau penyampaian yang tidak berkenan di hati Anda saya meminta maaf yang sebesar-besarnya.

Sumber >>> http://smk1kalosi.blogspot.com/2009/11/membuat-speaker-aktif-sendiri-bagian-2.html

Selasa, 10 April 2012

Jadwal Mata Pelajaran XI-TAV I SMK KARTIKA V-I BALIKPAPAN

Selamat berkunjung sobat, bagi yang belum punya jadwal bisa kalian download disini dan sobat tinggal print saja :)

Selasa, 20 Desember 2011

Amplifier 50 watt



Selain tangguh, rangkaian ini mudah dalam membuatnya. Rngakaian ini bisa dihubungkan dengan radio, TV, stereo atau perangkat lain.

rangkaian ini juga dilengkapi dengan input untuk record player, guitar, microphone, dan lain-lain. Jika ditambahkan low pass filter pada input, alat ini bekerja layaknya mini subwoofer. Skema rangkaian yang disajikan akan menuntun anda dalam mewujudkan Amplifier 50 watt, sselamat mencoba.

Daftar Komponen :
R1 : 200R 1/4W C4, C6, C5, C7, C8 : 1nF
R2 : 200K 1/4W C9 : 50pF
R3 : 30K 1/4W C10 : 0,3uF
R4 : 1K 1/4W C11, C12 : 10000uF/50V
R5 : 5K 1/4W U1, U2 : IC 741 Op Amp
R6, R9 : 1M 5% 1/2W U3 : ICL8063
R7, R8 : 0,4 ohm 5W Q1 : 2N3055 NPN Power Transistor
R10 : 10K Pot Q2 : 2N3791 PNP Power Transistor
R11, R12 : 51K 1/4W D : 250V 6A Bridge Rectifier
R13 : 47K 1/4W T 50V Center Tapped 5A Tranformer
C1 : 100uF/35V F1 : 2A Fuse
C2 : 11nF SPEAKER : 8 ohm 50W
C3 : 3750pF Heatsinks For Q1 and Q2

Rangkaian Penghemat Listrik


                                                          Gb. Rangkaian “penghemat listrik”

Keterangan rangkaian :
1. Rangkaian ini langsung dicolokkan pada stop kontak yang dekat dengan rumah sekring pada alur listrik dirumah
2. VDR ( voltage dependent resistor) katanya berfungsi membatasi tegangan listrik yang masuk pada rangkaian
3. Resistor 330 kohm/ 1 watt katanya berfungsi sebagai pembagi arus yang melalui kapasitor
4. Kapasitor 6 uF/ 450 VAC katanya bertugas menekan daya semu sehingga mampu menghemat pemakaian listrik

Beberapa waktu yang lalu ditempat saya kerja sempat heboh dengan adanya salesmen yang menawarkan sebuah alat yang katanya mampu menghemat penggunaan listrik di rumah dengan menekan factor daya semu, sehingga akan menghemat pengeluaran rutin tiap bulan. Sehingga temen-temen pun ramai-ramai untuk sekedar melihatnya….
Kata yang jualan alat itu mampu menghemat 5 – 25%, waktu itu yang jualan juga membawa ampere meter yang digunakan untuk mengukur konsumsi arus pada saat alat ditest dengan menyalakan lampu. Dan memang benar, konsumsi arus menurun dibanding ketika tidak menggunakan alat “penghemat listrik” ini.
Alat tersebut dijual seharga Rp. 350,000,- dan bisa diangsur selama 10 bulan x Rp. 35,000,-. Sebuah harga yang terlalu fantastis buat saya yang cenderung berkantong dalam tapi tipis….hehehehehehe…
Akhirnya berbekal rasa ingin tahu yang terlalu liar, langsung aja ku buka komputer minta bantuan mbah google untuk memecahkan rasa penasaran di hati ini.
Dengan segala kesabaran akhirya ketemu juga rangkaian yang di klaim mampu menghemat listrik, dan ternyata rangkaian ini sangat simple, dan menurut prediksi saya, harga komponen kalau kita merangkai sendiri hanya dengan Rp. 30.000,- kita bisa membuatnya….itupun masih bisa kurang.
Rangkaiannya seperti dibawah ini…….. (sumber dari http://tony22electra.blogspot.com/2011/03/si-penghemat-listrik-itu-ternyata.html)

Komponen-Komponen Elektronika























































































Untuk Download File Disini Gan

Pengenalan PCB


Contoh 
PCB
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya Anda sering berhubungan dengan peralatan elektronika seperti Televisi, Komputer dan yang tak asing lagi yaitu Radio. Di dalam peralatan tersebut terdapat banyak komponen-komponen elektronika seperti resistor, transistor, kapasitor dan lain sebagainya. Coba saja Anda bayangkan bagaimana menyusun komponen elektronika yang mungkin jumlahnya ratusan itu bila tidak ada papan rangkaian elektronika yang disebut PCB ( Printing Circuit Board ).
Dengan adanya PCB maka komponen-komponen elektronika itu menjadi terlihat rapi tidak semrawut dan mudah untuk melacak kesalahan atau kerusakan bila peralatan tersebut suatu saat nanti mengalami gangguan.
PCB terbuat dari lempeng fiber yang dilapisi oleh tembaga. Ketika kita pertama kali membeli sebuah papan PCB kosong, papan itu belum terlihat jalur-jalur hanya ada lapisan fiber dan lapisan tembaga dipermukaannya.
Ada beberapa type PCB kosong yang ada dipasaran yaitu SINGLE SIDE, DOUBLE SIDE dan MULTI LAYER. Single Side artinya papan PCB tersebut hanya mempunyai satu sisi yang dilapisi oleh lempeng tembaga. Double Side artinya papan PCB tersebut mempunyai dua sisi yang dilapisi oleh lempeng tembaga dan lapisan fibernya ada diantara dua lapisan tembaga tersebut. Sedangkan untuk type Multi Layer biasanya hanya dibuat oleh pabrik pembuat peralatan tersebut. Type multi layer ini terdiri dari beberapa lapis tembaga dan fiber yang disusun secara berselingan. Untuk jelasnya lihat gambar di bawah ini.
Jenis PCB
Warna orange pada gambar di atas adalah sisi dari lempeng tembaga, sedangkan yang berwarna coklat adalah lapisan fiber. Lapisan tembaga inilah yang nantinya menjadi konduktor dari komponen yang satu ke komponen lainnya, sedangkan lapisan fiber sebagai isolator, karena tidak dapat menghantarkan listrik.
pcb2.jpg
Untuk membuat jalur-jalur pada PCB diperlukan suatu teknik kimia dengan bantuan cairan FeCl3 ( Ferri Chloride ) proses ini sebenarnya mirip dengan pengikisan batu tebing dipinggir laut yang habis dikikis oleh gelombang air laut yang sedikit-demi sedikit mengikisnya. Dalam dunia ELEKTRONIKA proses ini dinamakan ETCHING.
Banyak cara untuk melakukan proses ETCHING ini, salah satunya seperti yang dituturkan di atas. Tapi untuk Industri yang berskala besar, proses seperti di atas bukanlah sebuah pilihan yang baik, karena disamping memakan waktu yang cukup lama hasilnya pun tidak memadai, untuk itu biasanya perusahaan yang berskala besar menggunakan proses ELEKTROLISIS untuk menghasilkan sebuah PCB yang bagus dan dapat diproses dengan cepat serta hasilnya memadai, tapi proses itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk Home Industri justru sebaliknya proses ETCHING seperti yang dituturkan di atas lah yang paling murah dan mudah.
Perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan proses ETCHING sebagai berikut :
  1. PCB Kosong yang tidak berlobang.
  2. Spidol anti air (Permanent Ink) merk apa saja contoh ARTLINE, SNOWMAN, ARROW, BOXI dll.
  3. FeCl3 (Ferri Chloride) yang dapat dibeli di toko elektronika atau kimia.
  4. Air bersih, kalau bisa usahakan pakai air panas.
  5. Sebuah Baki dari plastik atau kantong plastik ukuran bebas yang penting PCB di atas nantinya bisa terendam.
  6. Thinner untuk menghilangkan sisa SPIDOL
  7. Sebuah penjepit dari bambu atau plastik untuk menjepit PCB yang di proses
Tindakan pertama kita yaitu menyiapkan PCB kosong dan spidol tahan air, kita akan melukiskan jalur-jalur dari rangkaian dengan spidol pada lapisan tembaga dari PCB. Nantinya pada hasil akhir jalur yang kita gambarkan dengan spidol itulah yang menjadi jalur koneksi antar komponen. Perhatikan lagi gambar berikut.
pcb3.jpg
Nah gambar di atas adalah layout dasar dari rangkaian elektronika yang akan dibuat PCB nya. Titik-titik putih nantinya akan kita lubangi dengan BOR listrik atau BOR tangan dengan mata bor berdiameter 0,5 mm. Tapi juga perlu kalian ketahui bahwa semakin banyak atau lebar lapisan tembaga yang terbuang, maka semakin banyak pula cairan FeCl3 ( Ferri Chloride ) yang dibutuhkan. Jadi agar pemakaian dari FeCl3 dapat dikurangi dan juga agar jalur yang kita buat nanti tidak mudah terkelupas, maka kita usahakan memblok jalur yang mempunyai koneksi yang sama. Memang kelihatannya tidak bagus, tapi ini lebih baik sebab jalur yang kita buat nanti akan terlihat kokoh dan tidak mudah terkelupas. Sehingga Rancangan PCB kita menjadi seperti berikut ini. Pemblokan ini terserah dari selera Anda, Anda bisa saja membuat yang lebih cantik dan indah dipandang asal jalur yang tidak berhubungan jangan ikut di Blok dan juga perhatikan jangan sampai terlalu rapat dengan jalur yang lain.
Pemblokiran Jalur
Langkah selanjutnya setelah kita melukiskan PCB kosong dengan spidol seperti yang diterangkan di atas adalah menyiapkan BAKI atau WADAH dari Plastik. Ingat wadah harus dari plastik atau bahan yang bukan terbuat dari logam, karena bila wadahnya terbuat dari logam nanti akan ikut TERKOROSI oleh cairan FeCl3.
Setelah wadah disiapkan, masukan 150 gr bubuk FeCl3 pada wadah lalu masukan sedikit demi sedikit air panas ( 70 OC ) ke dalam wadah berisi bubuk FeCl3 tersebut dan aduk perlahan lahan agar semua bubuk Ferri Chloride tersebut terlarut dalam air.
Masukan PCB rancangan tadi ke dalam wadah yang berisi larutan FeCl3, gunakan penjepit dari bambu untuk memegang PCB. Kibas-kibaskan PCB di dalam larutan tadi sampai lapisan tembaga pada PCB yang tidak tertutup oleh SPIDOL ikut terlarut dalam cairan tersebut.
Setelah semua lapisan tembaga yang tidak tertutup oleh Spidol menghilang, angkat PCB tersebut dan bilaslah dengan air bersih sampai sisa larutan FeCl3 tidak ada lagi, setelah itu keringkan. Setelah kering gunakan Thinner untuk menghilangkan lapisan SPIDOL yang masih melekat pada PCB, sehingga hasilnya nampak seperti ini.
Hasil 
Akhir
Agar PCB yang kita buat dapat awet dan tidak mudah teroksidasi oleh udara, maka setelah dilakukan ETCHING maka lapisan tembaga tersebut kita lapisi dengan LAK atau Email atau anda juga dapat menggunakan vernish untuk menutupi lapisan tembaga pada PCB agar tahan lama dan tidak mudah Teroksidasi oleh udara.

Jumat, 25 November 2011

Menentukan Kaki dan Jenis Transistor dengan AVO meter Analog atau Jarum



Hampir semua AVO meter analog (Ampere, Volt, dan Ohm meter, seperti yang terlihat pada gambar dibawah) bisa kita gunakan untuk menentukan kaki dan jenis (PNP atau NPN) transistor. Namun yang perlu diperhatikan pada alat ukur jarum ini, kenop putar harus pada posisi pengetesan Ohm meter atau daerah simbol Ω.

avometer-jarum-analog
Contoh kali ini kita akan mengukur transistor tipe FCS9015, yang cukup banyak digunakan, dan tidak ada dalam tabel data transistor sinyal kecil yang pernah saya tulis disini. Sehingga kita sama-sama belajar menentukan kaki dan jenis transistor FCS9015, dan langkahnya hampir mirip dengan menggunakan multitester digital, yaitu:

1. Mengukur dan Membuat Tabel Pengukuran

  • Siapkan AVO meter dan atur posisi kenop putar pada Ohm meter, dengan skala pengukuran x10
  • Bayangkan atau gambarkan posisi kaki transistor dengan urutan angka 1, 2, dan 3
  • Buat tabel pengukuran dengan 6 buah titik ukur, yaitu 1 - 2, 1 - 3, 2 - 3, 2 - 1, 3 - 1, dan 3 - 2
  • Tetapkan probe warna hitam atau batang uji negatif untuk angka pertama, dan probe warna merah atau batang uji positif untuk angka kedua, contoh: pada titik ukur 1 - 2, probe hitam pada titik 1, dan probe merah pada titik 2
  • Catat hasil tiap kali pengukuran, yang ditunjukkan oleh gerak jarum Ohm meter

    menentukan-kaki-transistor-fcs9015

2. Menentukan Kaki Basis dan Jenis Transistor
Setelah tabel pengukuran kita peroleh, ada dua buah titik pengukuran yang mendapatkan hasil atau jarum Ohm meter bergerak, yaitu titik 1 - 2 dan titik 3 - 2 (lihat gambar di atas). Untuk menentukan kaki basis dan jenis transistor, dengan cara:
  • Basis merupakan angka yang sama yang terdapat pada dua buah titik ukur
  • Jenis NPN atau PNP nya bisa kita tentukan dengan melihat probe mana yang terhubung kaki basis. Apabila titik basis terhubung probe hitam, maka transistor jenis NPN, dan bila titik basis terhubung probe merah, maka transistor jenis PNP
Penggunaan probe pada alat ukur analog berbeda dengan alat ukur digital. Pada alat ukur analog, probe merah terhubung dengan negatif baterai Ohm meter, dan probe hitam terhubung dengan positif baterai Ohm meter.

3. Menentukan Kaki Kolektor dan Emitor
Jarum hasil pengukuran titik 1 - 2 dan titik 3 - 2, menunjuk pada nilai yang nyaris sama, sehingga akan sulit menentukan kaki kolektor dan emitor menggunakan AVO meter analog. Jadi kita gunakan cara manual, yaitu dengan visual atau penglihatan. Ada beberapa ciri yang menandakan kaki kolektor, antara lain:
  • Huruf C yang dicetak lebih besar
  • Terdapat coakan lubang
  • Umumnya terhubung dengan logam pada kemasan atau badan transistor, terlebih lagi pada badan transistor daya tinggi
Kita sudah bisa menentukan kaki basis dan kaki kolektor, maka kaki yang terakhir adalah kaki emitor.

Sehingga kita dapat menyimpulkan, bahwa:
  1. Pada titik 2 kaki basis transistor FCS9015
  2. Transistor FCS9015 merupakan jenis PNP, basis berada diprobe merah
  3. Pada titik 3 kaki kolektor transistor FCS9015, lihat! ada huruf C yang dicetak lebih besar
  4. Pada titik 1 kaki emitor transistor FCS9015
  5. Gambar transistor FCS9015 seperti terlihat dibawah ini

    jenis-transistor-FCS9015

Pertanyaan untuk anda:
  1. Termasuk jenis kemasan apa transistor FCS9015?
    Untuk mengetahui jawabannya, silahkan lihat disini
  2. Lihat gambar transistor BD139 dibawah ini, pada titik berapa yang merupakan kaki kolektor?

    menentukan-kaki-transistor-bd139

Simbol-Simbol Elektronika

Karena komponen, sirkuit, pengukuran dan pengkabelan dalam elektronik maka ada dibuatkan simbol-simbol elektronika untuk memudahkan kita dalam perancangan serta perbaikan suatu alat elektronika. Simbol ini juga berguna untuk mempermudah kita dalam pemahaman tentang elektronika. Dan ingat, Setiap simbol dari suatu komponen adalah sama dan tidak pernah berubah-ubah.

Dibawah ini adalah beberapa simbol elektronika yang umum dalam elektronika :
1. Simbol Resistor :
2. Simbol Kapasitor :



3. Simbol Dioda :

4. Simbol Transistor :

5. Simbol Gerbang Logika :

6. Simbol Pengkabelan :

7. Simbol Pengukuran :

8. Simbol Sensor :

8. Simbol Sirkuit Power :